Monday, January 28, 2013

Semoga Baik-Baik Saja

Yang menyebalkan dari kenangan adalah ketika tak bisa terlupa, namun tetap tak mungkin terjadi lagi . .

Kau sering bilang kalau saya cengeng, karena saya beberapa kali menangis di depanmu. Kau hanya tidak tahu, bahwa kau adalah alasan terbesar dari setiap tangisan saya itu. Saya bukan orang yang mudah menangis, hingga kemudian muncul alasan yang begitu mengusik saya terlalu dalam. Kau tak pernah tahu, atau mungkin tak mau tahu ataupun peduli . . .

Saya kira dengan mencipta jarak akan membuat saya lebih tenang. Tapi ternyata saya tak sekuat itu. Saya hanya perempuan aneh yang terus mencoba membohongi diri. Bohong bila saya bilang tak peduli kamu. Dan saya tak bisa lupa, tak kan pernah bisa lupa, pada segala kenangan yang telah mengubah kita.

Dan bahkan setelah kau pergi pun saya masih bisa membauimu di udara, merasakan berkas-berkas kehadiranmu. Saya tak bisa lupa, saya bisa apa . . .

Jaga diri baik-baik ya. Semoga saya dan kamu tetap baik-baik saja.

Wednesday, January 23, 2013

SELAMAT MENJADI ASING

.Pic taken from random googling.

Memang sudah guratnya jika manusia berteman baik dengan keterasingan. 
Satu-satunya hal yg tak sempat terasing hanya pikiran. 
Maka disitulah kau bebas . . .

Sudah berkali-kali saya menulis tentang kehilangan, tentang apa yang saya rasakan saat beberapa orang yang dekat dengan diri saya pergi. Saya selalu merasa terganggu jika ada orang terdekat saya pergi, entah pergi karena berbagai alasan. Rasanya seperti diri saya terbagi-bagi, dan salah satu bagian itu perlahan memudar, menghilang. Dan yang tersisa hanyalah kekosongan yang sulit untuk terisi kembali.

Saya telah banyak kehilangan orang, baik dalam konteks saya maupun orang-orang itu yang meninggalkan. Ah, bukankah setiap orang memang akan saling meninggalkan? Karena sejak awal manusia memang sudah ditakdirkan untuk sendiri.

Mungkin sudah saatnya kita menemui jarak dan berteman baik dengan waktu yang tak mengenal tunggu. Ada baiknya kita tak lagi menengok ke belakang, membicarakan masa lalu yang tak lagi akan terjadi. Kita akan baik-baik saja meskipun kita sama-sama menjelma menjadi asing. Pada akhirnya kamu hanyalah sekilas kenangan dalam pikiran yang terus berubah. Hanya jejak yang kau tinggalkan, namun kau telah membawa satu bagian retak dari diri saya. Tapi saya baik-baik saja, setidaknya kita tidak saling menyakiti satu sama lain lagi.


Selamat menjadi asing, untukmu dan untuk saya.

*Bahkan, sebelum kau pergi pun saya telah merasa asing . . .

Wednesday, January 2, 2013

RESOLUSI

Keinginan saya tidak macam-macam untuk tahun 2013. Saya hanya ingin mendapatkan kemudahan dalam memenuhi seluruh tanggung jawab saya, sehingga saya bisa cepat lulus kuliah dan (mungkin) meninggalkan kota mimpi. Saya tidak ingin muluk-muluk, ketemu jodoh di tahun 2013 itu bonus. Bukan berarti saya tidak ingin cepat-cepat ketemu, hanya saja saya sedang lelah, sehingga saya lebih suka membiarkan alur pertemuan itu mengalir seperti air, menunggu saat yang tepat. Tidak terlalu terburu-buru dan memaksakan, yang penting itu saya bisa cepat-cepat terbebas dari "ikatan" seseorang di tahun 2012. Saya ingin bebas.

Thursday, December 20, 2012

KEHILANGAN

Saya kehilangan banyak hal. Entah itu teman, sahabat, orang-orang yang dekat dengan saya, atau bahkan mungkin orang-orang yang saya harapkan ada. Saya kehilangan banyak hal, entah itu perasaan, harapan, bahkan rasa percaya. Entah saya harus percaya pada siapa lagi, saya tak tahu. Karena semua penuh kebohongan, palsu, tidak ada yang benar-benar tulus. Saya lelah, saya penat. Saya ingin pulang, tapi saya tak punya tujuan untuk itu. Lalu saya harus kemana? Nyatanya saya tak tersesat, karena bagaimana bisa tersesat jika saya tak memiliki jalan. Bahkan tersesat pun memiliki tujuan, memiliki alasan. Saya kosong, apakah saya sudah "mati"?

Friday, December 14, 2012

SELFNOTE

Saya sempat merasa akan ada sesuatu yang berbeda di hari ini. Ternyata sama saja. Bukan hambar, hanya saja saya tak merasakan euforia yang seharusnya ada. Mungkin ada yang salah dengan saya.

Tuesday, December 4, 2012

RINDU

Kangen sama orang yang nggak mungkin kangen balik itu menyebalkan. Sama menyebalkannya dengan kangen pada orang dan keadaan yang dibenci . .
Sudah beberapa waktu ini saya mengumpulkan rindu, melalui udara, bisikan, lamunan, bahkan juga melalui diam. Sudah lama rindu itu meminta untuk tersampaikan, pada seseorang yang tak jarang dekat dengan pelupuk mata. Namun, hanya kontak secara fisik yang terus terasa, karena rindu itu tak sanggup untuk dikembalikan. Hingga kini, saya masih menyimpan rindu itu.

Saya tetap menyimpan rindu untuk orang lain tanpa tahu apakah saya juga mendapatkan rindu dari orang lain. Ah, tetap saja ada orang lain lagi yang mendapatkan jatah rindu yang lebih besar. Mungkin sudah takdir saya untuk tidak memperoleh rindu terlalu banyak. Toh, selama ini saya hanya berperan sebagai bayang-bayang, mungkin . .

Jadi ini saya kumpulkan rindu untukmu, semoga suatu saat dapat tersampaikan . . .

ORANG ANEH MACAM SAYA

Orang aneh macam saya bukan tipe yang mudah dipahami. Seperti benang kusut, ketika dicoba untuk diurai malah akan bertambah kusut. Orang aneh macam saya lebih suka memendam perasaan, introvert mereka bilang. Orang aneh macam saya lebih suka melamun, bengong sendirian di tengah keramaian, karena sesungguhnya dunia pikiran saya lebih ramai dan menarik. Orang aneh macam saya mungkin bukan menjadi pilihan nomor satu untuk dilirik, tapi akan menjadi orang terakhir yang tetap ada, tetap tinggal.

Orang aneh macam saya mungkin bukan orang paling bahagia, karena lebih sering memastikan kebahagiaan orang lain. Orang aneh macam saya mungkin terlihat sulit berekspresi, tapi bisa menjadi orang yang paling tulus.Orang aneh macam saya suka menari-nari, bernyanyi, tertawa, dan menangis sendiri, karena sulit untuk berekspresi lebih di depan orang lain.

Orang aneh macam saya tidak suka keramaian, apalagi berada di tengah obrolan tidak penting. Orang aneh macam saya bisa menjadi orang paling pendiam sekaligus paling cerewet. Orang aneh macam saya bisa terlihat seperti anak kecil yang menemukan mainan baru, sibuk dengan dunianya sendiri.

Orang aneh macam saya sulit berkata-kata dalam omongan, tapi lebih suka berkata lewat tulisan. Orang macam saya memang aneh, katamu, kan?